Skip to main content

Musyawarah Perencanaan Pembangunan RPJMD Kabupaten Banjarnegara Tahun 2017-2022


Banjarnegara - Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Kabupaten Banjarnegara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Pendopo Dipayudha Adigraha, Banjarnegara. Musrenbang dihelat dalam rangka menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banjarnegara Tahun 2017-2022 yang mengusung visi daerah Banjarnegara Bermartabat dan Sejahtera. Acara dibuka Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono dan dihadiri anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), ketua komisi DPRD, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, camat, pimpinan ormas, pimpinan LSM, pimpinan BUMD, forum anak, dan perguruan tinggi. Turut menghadiri pula perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Tengah dan Bappeda Kabupaten sekitar. Pada saat memberikan sambutan, Bupati menekankan pentingya seluruh elemen pemangku kepentingan di Kabupaten Banjarnegara, khususnya perangkat daerah untuk melakukan sinergi, menciptakan terobosan-terobosan baru, dan aktif melakukan pengendalian evaluasi agar program-program selama lima tahun mendatang dapat mendukung pencapaian visi dan misi daerah tahun 2017-2022 serta mampu mengatasi persoalan-persoalan yang berkembang di masyarakat.

Pada acara musrenbang ini, sambutan juga diberikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Banjarnegara. Sambutan tersebut dibacakan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banjarnegara Drs. H. Bambang Prawito Sutikno, A.Md. yang sekaligus menyampaikan pokok-pokok pikirannya terhadap rancangan RPJMD. Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD menekankan pentingnya menyelaraskan RPJMD Tahun 2017-2022 dengan RPJPD Tahun 2005-2025 yang pada periode ketiga mengangkat tema Banjarnegara Daerah Agroindustri.

Musrenbang RPJMD Tahun 2017-2022 dilaksanakan pada tanggal 11 September 2017 dan akan menghasilkan rancangan akhir RPJMD Kabupaten Banjarnegara Tahun 2017-2022 sebelum dibahas bersama DPRD pekan depan. Paparan rancangan RPJMD dilakukan oleh Kepala Baperlitbang Kabupaten Banjarnegara Mulyanto, S.Sos, M.Si. Pada rancangan RPJMD Tahun 2017-2022 diangkat delapan isu strategis yang meliputi kesejahteraan dan pendapatan masyarakat yang kurang merata, perkembangan sektor perekonomian utama relatif lambat, kualitas pendidikan dan derajat kesehatan belum optimal, kuantitas dan kualitas infrastruktur yang belum memadai, penurunan kualitas dan daya dukung lingkungan, belum optimalnya pemberdayaan gender, kapasitas fiskal daerah yang masih rendah dan tata kelola pemerintahan yang belum optimal, serta rendahnya apresiasi masyarakat terhadap nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Setelah paparan rancangan RPJMD, dilakukan kegiatan diskusi untuk mendapatkan saran dan masukan dari peserta musrenbang untuk menyempurnakan rancangan RPJMD. Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara musrenbang RPJMD Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2022.  (AH)

Pengumuman

Jajak Pendapat

Menurut pengunjung, website ini sudah menyajikan informasi yang dibutuhkan

Statik Pengunjung

  • Hari Ini (25 Kunjungan)
  • Kemarin (33 Kunjungan)
  • Total (15292 Kunjungan)

Link Terkait